Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Edukasi Masyarakat, Bawaslu Mempawah Siapkan Video Simulasi Alur Laporan Dugaan Pelanggaran

12

MEMPAWAH  – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mempawah mulai mematangkan strategi edukasi publik melalui medium visual. Pada Senin (27/04/2026), Bawaslu Mempawah menggelar rapat internal khusus untuk membahas rencana pembuatan video edukasi simulasi penerimaan dugaan pelanggaran di Kantor Bawaslu Mempawah.

MEMPAWAH  – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mempawah mulai mematangkan strategi edukasi publik melalui medium visual. Pada Senin (27/04/2026), Bawaslu Mempawah menggelar rapat internal khusus untuk membahas rencana pembuatan video edukasi simulasi penerimaan dugaan pelanggaran di Kantor Bawaslu Mempawah.


Rapat yang berlangsung dinamis ini dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS), Hanise. Dalam arahannya, Hanise menekankan pentingnya visualisasi yang jelas mengenai prosedur pelaporan agar masyarakat tidak merasa ragu atau bingung saat ingin melaporkan temuan di lapangan.

Pembuatan video ini harus menampilkan alur yang sistematis, mulai dari kedatangan pelapor hingga proses teknis penerimaan laporan di kantor," ujar Hanise.

Kolaborasi Ide Staf dan Humas
Rencana ini disambut antusias oleh jajaran staf Bawaslu Mempawah yang turut memberikan masukan konstruktif untuk memperkaya konten video:
Tim Humas (Wahyu Anugrah S, Ahad Nur Salim, Siti Maryam & Yusuf): Mengusulkan agar video tidak hanya fokus pada prosedur di kantor, tetapi juga memberikan gambaran awal terjadinya pelanggaran (seperti praktik politik uang). Mereka menyarankan agar pelapor diperlihatkan cara mendokumentasikan bukti melalui foto atau video sebagai syarat kelengkapan laporan.
Staf PPPS (Denni Kurniawan): Mendukung pengemasan alur cerita yang menarik dan cinematic, namun mengingatkan agar durasi video tetap singkat dan padat agar pesan utama mudah diserap oleh penonton di media sosial.
 

Langkah Konkret dan Harapan ke Depan
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hanise langsung bergerak cepat dengan menentukan para personel yang akan bertindak sebagai aktor dalam simulasi tersebut. Hal ini dilakukan agar proses produksi dapat segera dimulai.
Bawaslu Mempawah berharap video simulasi ini dapat menjadi sarana literasi digital yang efektif bagi masyarakat luas. Tidak berhenti di sini, Bawaslu juga berencana memproduksi rangkaian video edukasi lainnya, termasuk:
1. Simulasi Persidangan Administratif.
2. Tata cara sengketa proses pemilu.
3. Edukasi pengawasan partisipatif lainnya.


Dengan langkah inovatif ini, Bawaslu Mempawah berkomitmen menciptakan Pemilu yang lebih transparan dan mendorong masyarakat untuk berani melapor demi tegaknya keadilan demokrasi.
 

Penulis : Wahyu Anugrah Santoso

Editor : Humas Bawaslu Kab. Mempawah