Persiapan P2P Bawaslu Mempawah: Menitikberatkan pada Keterwakilan Perempuan dan Integritas Pemilu
|
MEMPAWAH – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mempawah mulai memanaskan mesin organisasi menyongsong pesta demokrasi mendatang. Melalui rapat koordinasi yang digelar pada Rabu (22/04/2026), Bawaslu Mempawah resmi menetapkan langkah strategis pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) dengan mengusung tema besar: “Berfungsi dan Bergerak Untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Ketua Bawaslu RI Nomor: 72/PM.05/K1/04/2026 mengenai standar pelaksanaan pendidikan pengawas di tingkat daerah.
Fokus pada Keterwakilan Perempuan
Satu poin krusial dalam pelaksanaan P2P tahun ini adalah komitmen terhadap inklusivitas. Dari total 20 peserta yang akan dijaring, Bawaslu Mempawah mewajibkan kuota keterwakilan perempuan minimal 30%* Hal ini bertujuan agar pengawasan pemilu ke depan lebih perspektif gender dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Jadwal dan Mekanisme Pendaftaran
Bagi masyarakat Kabupaten Mempawah yang ingin berkontribusi, pendaftaran akan segera dibuka secara transparan. Berikut adalah poin-poin penting terkait pelaksanaan:
Media Informasi: Pengumuman resmi dan pendaftaran akan disebarkan melalui lyer di kanal media sosial resmi Bawaslu Kabupaten Mempawah.
Waktu Pelaksanaan: Direncanakan berlangsung antara Mei hingga Desember 2026. Namun, tanggal pasti di tingkat Kabupaten akan menyesuaikan dengan arahan dan jadwal yang ditetapkan oleh Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat.
Lokasi: Seluruh rangkaian kegiatan edukasi akan dipusatkan di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Mempawah.
Kesiapan Panitia Pelaksana
Untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, Bawaslu Mempawah telah menunjuk tim pelaksana yang terdiri dari:
* Ahmad Nur Salim
* Wahyu Akbar
* Uray Farid Herdianto
* Siti Maryam
* Arum Widarnarko
* Serta didukung penuh oleh seluruh staf Bawaslu Kabupaten Mempawah.
"Kami masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dan rincian anggaran dari Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat. Namun secara prinsip, tim kami sudah siap bergerak untuk mencetak pengawas partisipatif yang militan," ujar Pimpinan Bawaslu Mempawah dalam rapat tersebut.
Dengan dimulainya persiapan P2P ini, diharapkan kesadaran masyarakat Mempawah dalam menjaga integritas pemilu semakin meningkat, demi terwujudnya Pemilu 2029 yang jujur, adil, dan bermartabat.
Penulis: Wahyu Anugrah Santoso
Editor: Humas Bawaslu Kab. Mempawah