Siapkan Generasi Pemilih Pemula 2029, Bawaslu Mempawah 'Goes to School' di SMAN 1 Mempawah Hilir
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mempawah melakukan langkah proaktif dalam meningkatkan kesadaran berdemokrasi sejak dini. Pada Senin (20/4/2026), Bawaslu Kabupaten Mempawah menggelar sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula di SMA Negeri 1 Mempawah Hilir.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Janurius, serta Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu (PSPP), Hanise, dengan didampingi jajaran staf Bawaslu.
Menjadi Pembina Upacara
Berbeda dari sosialisasi biasanya, Bawaslu Mempawah diberikan kesempatan spesial untuk mengisi mimbar upacara bendera hari Senin. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Janurius menyampaikan amanat penting di hadapan ratusan siswa dan guru.
Dalam arahannya, Janurius menjelaskan bahwa Bawaslu memiliki tiga pilar tugas utama, yakni:
1. Pengawasan seluruh tahapan pemilu.
2. Pencegahan potensi pelanggaran.
3. Penindakan terhadap segala bentuk kecurangan.
Edukasi Pemilih Masa Depan
Mengingat para siswa ini diproyeksikan akan menjadi pemilih pemula pada kontestasi politik tahun 2029 mendatang, Janurius menekankan pentingnya memahami nilai suara mereka. Ia mengajak para siswa untuk mulai mencermati visi dan misi calon pemimpin dengan berpedoman pada asas Luber Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil).
"Penting bagi adik-adik sekalian untuk mengenal hak pilih sejak dini. Pilihlah berdasarkan visi-misi yang jelas, bukan karena tekanan atau pengaruh yang tidak sehat," ujar Janurius.
Peringatan Terhadap Pelanggaran
Tak hanya memberikan edukasi, Bawaslu juga memberikan peringatan tegas mengenai konsekuensi hukum bagi pelaku kecurangan pemilu. Sebagai contoh konkret, Janurius mengingatkan bahwa tindakan memilih di lebih dari satu TPS merupakan pelanggaran berat yang akan ditindak tegas oleh Bawaslu.
Sinergi untuk Pengawasan yang Lebih Baik
Kegiatan yang telah dikoordinasikan jauh-jauh hari ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari para siswa. Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari penguatan karakter kewarganegaraan siswa.
Menutup rangkaian kegiatan, Bawaslu Kabupaten Mempawah berharap melalui sosialisasi ini, tercipta sinergi yang lebih erat antara lembaga pengawas dan institusi pendidikan. Dengan partisipasi aktif dari generasi muda, diharapkan kualitas pengawasan demokrasi di Kabupaten Mempawah akan semakin kuat di masa depan.
Penulis: Wahyu Anugrah Santoso
Editor: Humas Bawaslu Kabupaten Mempawah