Lompat ke isi utama

Berita

Targetkan Data Pemilih Akurat Jelang Pleno PDPB, Bawaslu Mempawah Sisir Data Di Tiga Desa Kecamatan Sungai Kunyit

fg

MEMPAWAH – Rabu 11 Februari 2026, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mempawah terus memperkuat pengawasan dalam pemutakhiran data pemilih guna menjamin hak pilih warga.

MEMPAWAH – Rabu 11 Februari 2026, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mempawah terus memperkuat pengawasan dalam pemutakhiran data pemilih guna menjamin hak pilih warga. Tim Bawaslu yang dipimpin oleh Koordinator Divisi HP2H, Janurius, melakukan aksi "jemput bola" dengan mengunjungi tiga desa di Kecamatan Sungai Kunyit, yakni Desa Semudun, Mendalok, dan Sungai Limau. Langkah proaktif ini diambil sebagai persiapan matang sebelum dilaksanakannya Rapat Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 oleh KPU setempat.

  
​Koordinasi ini bertujuan utama untuk menghimpun data mutasi warga secara langsung dari sumber pertama di pemerintahan desa. Melalui sinergi ini, Bawaslu berupaya memastikan bahwa data kependudukan yang ada selaras dengan data pemilih berkelanjutan. Selain sebagai bentuk penguatan koordinasi antarlembaga, informasi yang didapat akan menjadi bahan krusial bagi Bawaslu dalam melakukan uji petik lapangan agar proses pengawasan berjalan lebih presisi dan akuntabel.  


​Meski disambut baik oleh perangkat desa, kunjungan tersebut mengungkap tantangan klasik dalam administrasi kependudukan. Di Desa Mendalok dan Sungai Limau, terungkap bahwa masih banyak warga yang belum disiplin melaporkan peristiwa kematian anggota keluarganya atau mengurus akta kematian. Kendala ini memicu ketidaksesuaian data yang berpotensi membuat daftar pemilih menjadi tidak mutakhir, sehingga memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak terkait.  


​Menanggapi temuan tersebut, Bawaslu Kabupaten Mempawah berkomitmen untuk segera menindaklanjuti dengan uji petik langsung ke lapangan. Bawaslu juga mendorong pemerintah desa untuk lebih gencar mensosialisasikan pentingnya tertib administrasi kependudukan kepada masyarakat luas. Diharapkan, kolaborasi harmonis antara pengawas pemilu dan pemerintah desa ini dapat melahirkan data pemilih yang bersih, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan pada pesta demokrasi mendatang.

Penulis : Wahyu Anugrah Santoso

Editor : Huas Bawaslu Kab. Mempawah